Thursday, November 17, 2011

Bermain Layang – Layang

Thursday, November 13, 2008
 
Dari kemarin sore, aku kepikiran …… pengin main layang-layang.  Dah lama bgt ga main layang2. Terakhir mungkin waktu masih SD. Kayanya gara2 waktu ke Paris kemarin lihat orang pada main layang2, jadi pengin dee…. Layang2 yg dijual disana termasuk layang2 berukuran besar dengan desain indah, berekor panjang. Mungkin juga harganya relatif mahal, aku ga sempet tny coz buru2 dah harus pulang.
Dulu waktu kecil, ketika areal ladang luas dekat rumah belum dibangun perumahan, tiap musim angin tiba, pasti deh, anak2 ga peduli cowok cewek semua pada heboh main layang-layang. Di Yogya biasa disebut layangan. ‘Ngunda layangan.’
Anak2 cowok berlomba-lomba bikin layangan gedhe yg bagus, didesain heboh dengan ekor panjang dan berwarna-warni. Yah….. pastinya akan bangga sekali kalau layang2 hasil karya sendiri, paling gedhe, paling bagus, berjejer di antara layang2 yg lain membumbung ke angkasa, berhasil membumbung paling tinggi di antara layang2 yg lain. Tapi sayangnya salah seorang temanku yg layang2 gedhenya memang benar2 bagus, layang2 yg begitu dibanggakannya, tidak bisa diterbangkan coz keberatan rangka. Tiap coba diterbangkan jatuh lagi dan jatuh lagi. Dan ini jadi bahan tertawaan anak2 cewek. Akhirnya si empunya layang2 pundung, diledekin terus. Terus pulang deh. Layang2nya ikut pulang bersamanya. Musti dibongkar ulang, diganti dengan rangka yg lebih ringan.
Layang2 lain yg dulu hanya bermodal Rp.50,- malah bisa membumbung tinggi, meliuk-liuk dengan indahnya ke angkasa.
Dulu dengan bermodal uang saku sendiri sudah bisa beli layang2 sendiri. Tinggal nambah benang jahit dan kaleng bekas susu untuk mengulur benang. Sederhana tapi sungguh menghibur.

Di Bandung, apalagi di daerah kostku, sama sekali tdk ada lahan untuk bermain layang2. Gang2 terlalu sempit, rumah2 berdempet, sama sekali tidak ada celah, sempit sekali. Ketika musim angin tiba, anak2 kecil meski tinggal di area terbatas tetap memaksakan diri bermain layang2. Bermain berlarian di gang2. Yah, karena keadaan yg tdk memungkinkan, mereka sudah cukup terhibur. Berlarian dengan begitu cerianya sambil menerbangkan layang2. Dan ini sebenarnya amat sangat mengganggu lalu lintas di gang. Benang2 dari layang2 yang putus, bertebaran di sepanjang gang. Kadang2 karena benang tidak bisa dilihat oleh mata, akhirnya nyangkut di motor, kalau lagi apes sampe menjerat leher. Untung naik motor di gang kecepatan tidak tinggi jadi tidak sampai jatuh. Tapi kadang2 ada juga layang2 putus yg benangnya terbawa angin sampai jalan raya. Pernah sekali aku mengalami kejadian tidak mengenakkan dengan benang layang2 putus. Ban motorku terlilit benang dan sekali waktu juga leherku hampir terjerat benang. Untung lg jalan pelan2. Kalau ga pastinya bakal malu bgt. Naik motor jatuh sendiri. Orang lewat mana lihat klo jatuh coz kejerat benang layang2.
Yah….. dasar anak2 bandel….. biar dilarang, mereka tetap saja main. Yah… kadang2 sebuah larangan memang menggoda anak2 untuk coba melanggarnya. Katanya larangan itu ada untuk dilanggar. Katanya lho bukan kataku. Penuh tantangan, terasa lebih seru dan mengasyikkan buat mereka.
He he pengalaman pribadi juga kali ya…….

Pernah, salah satu teman kostku ma cowoknya pengin main layang2. Nemu layang2 putus yg masih bgs, nyangkut di pagar kost.  Tinggal ditambah benang siap tu layang2 mengudara. Maksa coz memang ga ada areal yg memungkinkan, 2 temanku ini bermain layang2 di tempat jemur di dack atas. Aku n teman2 kostku yg lihat sebenarnya pengin nglarang, takut nti genting pada pecah kan kita juga yg repot klo kebagian kamar kita yg bocor. Cuma sebentar saja mereka main, tidak sampai 15 menit coz memakan korban genting pecah 3 buah dan kaki cowok temanku luka kena pecahan genting. Yah, mana kuat genting nahan berat badan mereka. He he he….. Kita yg dengar ga bisa nahan tawa, tapi cuma berani ketawa dalam hati, takut dia pundung. Rasain loe…… he he jahat ya, tertawa di atas penderitaan orang lain. Habis itu pada kapok ga mau main layang2 di situ lg. Ke tempat lain jg tidak.
Yah….. nekad sih……..

Layang2 semakin tinggi mengudara, semakin banyak halangan di atas sana yg mencoba menggoyahkan laju layang2. Angin nakal yg berhembus terlalu kencang yg bisa saja menghempaskan layang2 ke tanah, atau memutuskan benang layang2. Burung nakal yang merasa ada saingan terus mencoba menyerang layang2. He he he….. barangkali ada, tapi belum pernah lihat atau dengar ci. Semua ini menguji ketrampilan si empunya layang2 mengendalikan layang2nya. Yang berhasil melewati ujian, layang2nya akan selamat sampai saat permainan berakhir. Yang gagal, harus rela mendapati layang2nya rusak terhempas ke tanah atau hilang karena layang2nya putus terbawa angin.
Demikian juga dengan hidup kita. Jika kita ingin meraih sesuatu, semakin tinggi sesuatu yg ingin kita raih, akan semakin banyak cobaan yg kita hadapi. Akan semakin banyak hal yg membuat kita ragu2 untuk melangkah. Menggoyahkan keyakinan kita. Aku bisa ga ya, aku punya cukup kemampuan ga ya, aku punya cukup keberanian ga ya. Yah, itu semua adalah tantangan, yg menguji kita. Mau lanjut atau berhenti di sini. Semua tergantung kita. Jika kita mampu mengatasi semua cobaan, semua kekhawatiran, semua ketakutan2, anggap itu sebagai batu sandungan yg justru amat sangat membantu kita sebagai pijakan saat mendaki. Seiring waktu kita akan tahu, kita bisa melewatinya dengan baik. Akhirnya aku bisa meraihnya. Semua pasti ada jalan.
Tapi kadang2 tidak selamanya apa yg sudah kita rencanakan dengan amat baik, dengan amat sempurna menurut kita, pada kenyataannya tidak sesuai dengan harapan kita. Yah, kadang2 kita dihadapkan pada kegagalan. Kita berencana tapi Tuhan juga yg menentukan. Anggap ini sebagai ujian pertama, kita gagal, kita masih bisa mengikuti ujian kedua tentunya dengan persiapan yg lebih matang dari ujian pertama. Yang penting kita tetap berusaha dan berdoa.
Ayo….. berjuang….. mewujudkan mimpi2 kita, cita2 kita…. harapan2 kita.
Dengan terus berusaha dan berdoa. Niscaya semua akan ada jalannya.
Fight!!!!!!!!!!!!!!!

Tuh kan….. jadi ingat lg, pengin main layang2….
Nanti deh klo kesampaian ke Parangtritis lg…… moga2 ga hujan, mg2 lg banyak angin…. Dan moga2 harga layang2 di sana masih bisa kejangkau. Kalau ga….. ya harus puas dengan hanya ikut menikmati pemandangan banyak layang2 berlenggak-lenggok di atas sana, sapa tau ada yg berbaik hati mau ngasih pinjam layang2nya……… ~_^
Dasar ga modal……
I hope so……………

No comments:

Post a Comment