Saturday, November 01, 2008
Belakangan ini memang hari2 yg melelahkan sudah dimulai. He he, bukan melelahkan, hari2 penuh aktivitas, hari2 yg memerlukan lebih banyak senyum. Klo dijalani dgn banyak senyum akan lebih enjoy bukan?
Dulu tiap pagi, ga pernah absen nonton berita pagi, lanjut infotainment pagi. Pulang kerja, nonton berita, infotainment, kadang sinetron, kadang reality show atau talk show favoritku. Tapi beberapa bulan belakangan ini tidak lagi. Yah, boleh dibilang membantu ibu kost, mengurangi beban listrik tiap bulannya.
Dan aku baru sadar, aku benar2 sudah ketinggalan berita. Tentang Ryan, si jagal dari Jombang. Aku tahu juga sudah telat. Coz di jalan, di kantor, di kost, di warung2, orang2 pada membahas Ryan, akhirnya coz penasaran, siapa sih si Ryan ini, sang selebritis baru, kunyalain TV dan semua mengupas tentang Ryan. Intisari juga akhirnya mengupas tentang Ryan juga, tapi lebih dari sisi psikologis.
Kemarin waktu menengok temanku yg sedang sakit, di sana sambil nonton TV, membahas tentang telur sintetis. He…. Apa lagi ini. Aku bener2 sudah ketinggalan informasi. Tentang banyak makanan produksi Cina yg ditarik coz mengandung melamin, aku juga baru tahu kemarin. Pantas waktu ke Solo, tiap makan snack produksi pabrik, temanku selalu berkomentar….. ‘Ati2 lho melamin’
Suer….. aku kagak ngerti. Kirain melamin untuk peralatan makan itu, ‘Kan sekarang sudah ada yg berlabel food grade’ kataku waktu itu.
Tentang artis specialis horror Susanna yang meninggal, tentang Gugun Gondrong yang koma, tentang pernikahan Paramitha Rusady yang bermasalah, tentang BCL yg mau merit, aku juga telat taunya. Itu pun sayup2 dengar dari TV kamar sebelah n teman2 kost yg pada ngrumpi. Aku males nyetel TV. So ga tau detail ceritanya.
Tapi kadang2 ga tau berita ga tau perkembangan dunia luar ada baiknya juga. Aku merasa belakangan ini hari2ku serasa mengalir, tanpa beban. Pulang kerja, rebahan sebentar, mendengarkan MP3. Lagu2 melow…… he he… lg suka ‘Lirih’ Chrisye punya n ‘Di antara Kalian’ punya D’massive. Bagus lagunya, tp menyedihkan………
Mau keluar juga lagi males, hujan terus, dingin. Anak2 juga males keluar, akhirnya tiap makan malam, kita masak rame2 aja seadanya bahan di kulkas, klo ga delivery service mie ayam bakso depan warung, wong Solo punya Uenak lho….. Yg maen ke kost, tiap datang lg, pasti nanyain mie ayam.
Yah, adakalanya kita perlu waktu untuk sendiri. Untuk benar2 menikmati hari2 kita tanpa beban. Untuk beristirahat sejenak. Aku pengin break dulu, dari banyak hal yang memusingkanku belakangan ini. “Let it flow!’
Membandingkan mereka yang hidup di kota dengan di desa ataupun di pedalaman, tingkat stress lebih besar di kota. Hari2 yang penuh kesibukan. Pergi pagi, pulang malam, dari senin sampai jumat dengan rutinitas yg sama, hari sabtu-minggu, weekend, jalan2 dengan keluarga. Tinggal di desa, mereka terlihat lebih santai, lebih banyak waktu luang, lebih banyak waktu santai bersama keluarga. Begitu banyak waktu untuk beristirahat.
Kadang2 suka iri juga, melihat mereka yg pagi2 bisa santai2, jalan2 pagi sambil menyuapi anaknya, kalau tidak Ibu2 yg pagi2 sambil mengantar anaknya ke sekolah, mampir berbelanja ke pasar.
Kapan ya aku bisa santai pagi2 seperti itu? Ada baiknya sesekali mengambil cuti untuk benar2 menikmati hari. Bebas melakukan apapun tanpa diganggu oleh rutinitas kerja.
Mereka yg tinggal di daerah pedalaman, mereka hidup apa adanya, tidak banyak tuntutan. Yang mereka pikirkan asal bisa makan cukup untuk hari ini dan besok. Orang kota berpikir lebih jauh ke depan. Anakku bulan depan sudah harus bayar sekolah, masih harus bayar cicilan rumah, masih bayar tagihan kartu kredit. Benar2 tidak ada waktu untuk beristirahat bagi pikiran. Untuk berlibur saja, berpikir jauh2 hari. Kira2 menghabiskan budget berapa? Tempat apa yg menarik yg belum pernah dikunjungi. Transportasi ke sana naik apa, dan berbagai tetek bengek yg harus dipikirkan.
Orang yg tinggal di pedalaman, mereka masih leluasa menghirup udara segar, melihat berbagai pemandangan alami, mendengarkan kicau burung, menikmati semilirnya hembusan angin. Bisa rekreasi gratis tiap hari. Makanan mereka juga masih alami, apa pun yg disediakan alam bagi mereka. Tidak menuntut, aku pengin makan Pitza, dah lama ga makan seafood, pengin nyobain Resto baru. Kualitas hidup mereka jauh lebih baik. Usia mereka cenderung lebih panjang dan selalu terlihat awet muda. Mereka juga terlihat lebih bahagia.
Yah, pada intinya, kita boleh2 saja mengejar sesuatu. Bekerja keras berjuang demi hari depan. Tapi jangan terlalu diforsir. Berusahalah sesuai kemampuan kita. Jika sudah saatnya beristirahat, ya beristirahatlah. Toh tujuan dari kerja keras kita juga supaya hari depan kita terjamin. Supaya apa? Supaya di hari tua kita bisa menikmati hasil kerja keras kita. Mengasuh cucu2 kita. Pada intinya kita baru beristirahat di hari tua. Tujuan kita bekerja keras, supaya kita bisa beristirahat di hari tua.
So….. kenapa harus menunggu mpe hari tua, jika sekarang kita bisa beristirahat sejenak. Ambil waktu itu.
Untuk menikmati keindahan ciptaan-Nya. Untuk menghirup udara bebas sepuasnya, untuk menikmati hangatnya mentari pagi, untuk mencium wanginya bunga mawar. Ada kalanya kita perlu beristirahat sejenak supaya bisa lebih relaxs.
He he… sok filosofis. Bukannya sok bijak, ini berdasarkan buku ‘Berani Berpikir Besar’ karangan Xavier Quentin Pranata yang belum lama ini kubaca. Bagus juga buku ini.
He he tapi ya jangan terus kesenangan beristirahat, lantas beristirahat terus sepanjang waktu. Jalan masih panjang. Perjuangan masih harus terus berlanjut. Hanya jangan terlalu ngoyo. Tetap ingat, kemampuan kita terbatas. Tubuh kita, pikiran kita juga butuh waktu untuk beristirahat sejenak, untuk memulihkan energi yang terkuras.
Kembali ke ketinggalan informasi. Terlalu lama mengurung diri dari dunia luar juga ga bagus. He he… tiap ngobrol jadi suka ga nyambung. Jadi rada terasing dari dunia luar. Nanti…. Jika sudah merasa fresh lagi, pasti dengan senang hati menyimak berita2 pagi lagi.
Semangat!!!!!!!!!!!!!!
No comments:
Post a Comment