Tuesday, November 15, 2011

Badminton dan campur2

Sunday, June 22, 2008

Gila, aku tidur 12 jam. Dari pk.19.00 mpe pk.06.30, nyenyak banget, tanpa terbangun sedikit pun. Akhirnya bangun dengan mata bengkak, kebanyakan tidur. Balas dendam, bayar utang tidurku kemarin.
‘Ga denger, kemarin malam anak2 pada ribut?,’tanya teman kostku.
‘Ga tuh, sama sekali,’ jawabku.
‘Dasar kebo ya!,’katanya.
Aku cape banget.

Hari ini aku memutuskan going nowhere. Full in my room. Melakukan apa yang pengin kulakukan. Beberapa teman mengajakku jalan, tapi aku lg ga pengin ke mana2. Sori, besok lagi ya, aku lg pengin istirahat dulu, memulihkan tenaga.
He he, lg kangen ma kamarku. Belakangan ini kamarku jadi kaya hotel aja, tempat numpang tidur.
Temanku nggedor2 pintu kamarku, katanya,’Tumben loe ada di rumah!’
‘Iya, lg balas dendam,’kataku.

Siangnya  temanku yg bentar lagi mau merit sms, dia lagi pusing, kurang tidur juga. Kemarin pembentukan panitia pernikahannya. Tyt yg harus diurus banyak banget, katanya.
Kubalas,’He he, emang nikah tu bikin pusing, biar km kapok. So sekali aja. Selamat berpusing ria, ta’bantu dengan doa.’

Akhirnya hari ini cuma pergi sebentar, gratitude to Father in Heaven, and then …. back to my room again.
Tidur lagi dari pk.13.00 pengin muas2in tidur. Dasar males. Akhirnya pk.15.00 dari kamar sebelah terdengar siaran final Bulutangkis Djarum Indonesia Open Super Series.
Benar nich sudah Final, akhirnya nonton dech.

My mom call me,’Kamu lg ngapain?’
‘Habis bangun tidur, trs ntn badminton. Final,’ kataku.
Ku telp adikku, dia dari kemarin ngikuti Badminton Indonesia Open ini, sapa tau dia tidak tau klo hari ini Finalnya. Dan benar saja dia tidak tahu.
‘Kamu nti telp balik ya, pulsaku mepet,’ kataku.
He he dasar ga modal, tapi masih pengin cerita2.

Akhir2 ini aku memang ga terlalu mengikuti sport live. Tahu tentang Euro banyakan dari koran. Indonesia Open tidak terlalu dikupas di koran yang kubaca. Aku baru tahu ada Bulutangkis Indonesia Open baru minggu2 ini. Kalah heboh dari Euro 2008 sich.
Euro 2008, soundtracknya keren banget. By Trix & Flix Ft Shaggy Dog. Dan maskotnya lucu banget! Maskot terlucu dari semua mascot Euro yang pernah ada.

Euro 2008 aku tidak terlalu mengikuti, tiap nonton pertandingan tau2 sudah terlelap, ga tau akhir permainannya gimana. Tapi sedikit2 aku tahu, Inggris sudah gagal di babak penyisihan. Rumania dan Turki bikin gebrakan dengan peningkatan mutu permainan mereka. Rusia berhasil menyingkirkan Belanda.
Jerman….aku mendukung Jerman. Setelah rada pesimis Jerman bisa sampai ke Semifinal, akhirnya Jerman lolos ke Semifinal setelah mengalahkan Portugal 3-2 kemarin di perempat final. Meskipun kemarin main tanpa didampingi pelatih, Jerman membuktikan mereka masih tim yang tangguh. Akhirnya……
Christiano Ronaldo harus menerima kekalahan
Miroslav Klose dan Michael Ballack….. Semangat ya!!!!!!!
Waktu Jerman lawan Portugal kemarin aku ga nonton, main pk.01.00 sich. I have no more power to watch. Must save energy for tomorrow. I support within my dream.

Badminton Indonesia Open:
Tunggal Putra : Sonny Dwi Kuncoro (Ind) vs Simon Santoso (Ind), dimenangkan Sonny Dwi Kuncoro 2-1
Ganda Putra : Chandra Wijaya/Tony Gunawan (Ind/AS) vs Mohd Zakri/ Mohd Fazari, sayang sekali dimenangkan Malaysia 2-1
Ganda Putri : Liliana Natsir/Vita Marissa (Ind) vs Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna (Japan), dimenangkan Indonesia 2-0
Tunggal Putri : Maria Kristin (Ind) vs Zhu Lin (Cina), Maria Kristin kalah 1-2

Prestasi tersendiri untuk Indonesia bisa sampai ke Final dan memperoleh medali emas di Tunggal Putra dan Ganda Putri, medali Perak di Tunggal Putri dan Ganda putra.

Dulu zaman SMA, aku suka banget pasangan ganda putra Ricky Subagja/Rexy Mainaki dan Chandra Wijaya/Sigit Budiarto. Paling semangat nonton kalau yg main Chandra/Sigit. Sigit kalau main suka asal, dia bisa mengembalikan shuttlecock di antara kedua kakinya. Dasar gendeng, tapi bisaan dia. Sayangnya dia kurang disiplin, akhirnya kena skors dan tidak dipasangkan lagi dengan Chandra Wijaya. Sedihnya!!!!!!!

Ngomong soal cock jadi ingat minggu kemarin, aku ke salah satu toko alat tulis untuk membeli shuttlecock. Aku yakin di sana ada.
‘Mbak, ada shuttlecock?, tanyaku.
‘Wah ga ada,’ jawab mbaknya.
‘Kirain ada. Itu lho mbak yang buat main badminton.’
‘Oh, kalau cock yang buat main badminton ada.’
‘Ya, itu, cock!, kataku sambil ketawa. Temanku yang sama2 denganku ke sana juga ikut ketawa. Tyt mbaknya ga tahu kalau nama lengkapnya cock tu shuttlecock. Cock tu nama panggilannya. He he….

No comments:

Post a Comment